Sosialisasi Kartu Jakarta Pintar di
SMP Pluit Raya dalam Penerapan Mata Kuliah Character Building bersama Teach For
Indonesia
Kelas : LE53
Dosen : Yustinus Suhardi Ruman
Waktu : Rabu, 23 Maret 2016
Pukul : 08.00-09.00 WIB
Lama kegiatan :
1 jam
Lokasi : SMP Pluit Raya
Jalan
Jembatan Tiga No. 1, Penjaringan, DKI Jakarta, 14440
PIC : Agus Triyadi, S.E. (021-6631914)
Tim yang hadir :
Ketua : Lenny Yapananda
Samudra - 1801373914
Anggota :
1.
Steffi - 1801376014
2.
Cornellius Ricky Adryanus Sulaiman -
1801378240
3.
Melvin Anggriawan - 1801376475
4.
Yenly - 1801428415
5.
Diana Natalia Chandra - 1801395511
6.
Dewi Mardiana - 1801397353
7.
Gerald Maryo - 1801434960
Tim yang tidak hadir :
-
Kiri ke kanan: Gerald-Steffi-Lenny-Cornellius-Dewi-Yenly-Melvin-Diana
Pada
semester 4 ini, kami mendapatkan mata kuliah Character Building Agama. Mata
kuliah ini membahas mengenai bagaimana cara kita mengimani Tuhan sesuai dengan
agama kita masing-masing. Yang perlu kita perhatikan adalah apakah kita sudah
menjalankan hidup ini sesuai dengan nilai-nilai keagamaan? Sebab, iman tanpa
perbuatan sama saja dengan nihil. Kita perlu mengetahui teori sebagai pondasi
dalam membangun iman kita. Namun, perbuatan atau realisasi di dalam kehidupan
kita sehari-hari jauh lebih penting karena secara tidak langsung kita telah
menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih baik. Contohnya, penerapan Kartu
Jakarta Pintar merupakan salah satu usaha dalam membantu sesama terutama anak
didik yang berasal dari keluarga kurang mampu. Dengan adanya KJP akan sangat
membantu meringankan beban Saudara/i kita di luar sana. Oleh karena itu,
kelompok kami sangat antusias dalam menjalankan sosialisasi Kartu Jakarta
Pintar untuk menciptakan masyarakat yang lebih cerdas dan bijaksana.
Untuk
melakukan perizinan ke SMP Pluit Raya, kelompok kami pun melakukan beberapa
persiapan. Yang pertama yaitu tentu saja dengan mengambil surat jalan dari
Dinas Pendidikan dan BINUS University di kantor Teach For Indonesia sebagai
bukti bahwa benar kami adalah volunteer dalam pelaksanaan sosialisasi Kartu
Jakarta Pintar. Setelah surat ada di tangan kami, tidak lupa kami pun meminta
tanda tangan dosen pembimbing kami yaitu Bapak Yustinus. Yang kedua yaitu
mencetak form evaluasi untuk dibawa pada saat melakukan perizinan. Yang ketiga
yaitu menelpon SMP Pluit Raya untuk membuat janji pada hari Rabu, 23 Maret 2016
pukul 09.00. Kami mencari nomor telepon SMP Pluit Raya melalui internet sebab
tidak ada di dalam database yang
diberikan oleh Dinas Pendidikan. Dan yang keempat, kami pun melakukan
koordinasi internal melalui group line mengenai transportasi untuk mencapai SMP
Pluit Raya. Sebagian besar berangkat bersama-sama dari BINUS sedangkan beberapa
langsung menuju lokasi.
Pada
hari H, anggota yang berangkat bersama-sama dari BINUS sudah berkumpul pada
pukul 07.00. Kami pun menyewa mobil melalui suatu aplikasi online untuk
mencapai lokasi. Tepat pada pukul 07.15 kami memulai perjalanan. Di dalam
mobil, kami pun membahas sedikit mengenai teknis perizinan sosialisasi Kartu
Jakarta Pintar ini. Tidak terasa 30 menit telah berlalu. Kami pun tiba di SMP
Pluit Raya pada pukul 07.45. Bapak satpam menyambut kami dengan ramah dan
menanyakan maksud kedatangan kami. Kami pun menjelaskan bahwa kami ingin
bertemu dengan Bapak Agus Triyadi selaku kepala SMP Pluit Raya dan mengisi buku
tamu serta diberikan name tag tamu. Tidak berapa lama, anggota
yang menggunakan kendaraan pribadi pun tiba. Kami segera menuju lantai 2 untuk
menemui Bapak Agus Triyadi di ruangannya.
Di
lantai 2, kami bertemu dengan guru piket dan kembali mengisi buku tamu. Setelah
itu, kami dipersilahkan untuk menuju ruang kepala sekolah. Kami pun bertemu
dengan Bapak Agus Triyadi, S.E., kepala SMP Pluit Raya dan memberikan salam.
Kami dipersilakan duduk dan mulai berbincang-bincang dengan beliau.
Pertama-tama, kami pun menyampaikan surat tugas dari Dinas Pendidikan dan TFI
serta menjelaskan lebih lanjut mengenai maksud kedatangan kami yaitu
sosialisasi penyalahgunaan KJP. Beliau terlihat sangat antusias dan berbagi
banyak pengetahuan kepada kami.
Beliau mengatakan bahwa pada saat ini penerima
KJP di SMP Pluit Raya ada sekitar 37 siswa. Sedangkan penerima KJP yang sedang
diajukan sebanyak 90 siswa. Beliau menjelaskan kepada kami mengenai tata cara
dalam pengajuan KJP dengan sangat lengkap. Beliau juga mengetahui dengan detail
mengenai penggunaan KJP yang diperbolehkan untuk membeli berbagai kebutuhan
sekolah seperti buku, seragam, kacamata, hingga kudapan bergizi. Selain itu,
beliau mengungkapkan harapannya semoga dengan adanya Kartu Jakarta Pintar bisa
membuat siswa/i di Jakarta menjadi pintar. Jangan sampai para siswa terlena
dengan kemudahan yang diberikan dan justru menyalahgunakan dana yang telah
disediakan oleh pemerintah. Beliau menyayangkan masih ada banyak tindakan
penyalahgunaan KJP seperti oknum yang membantu untuk mencairkan KJP dalam
bentuk tunai. Maka, diperlukanlah suatu sosialisasi mengenai KJP agar para
siswa mengetahui dan bisa menggunakan KJP secara tepat guna.
Kami
pun bertanya kepada Bapak Agus mengenai tanggal yang bisa digunakan untuk
melaksanakan sosialisasi penyalahgunaan KJP. Beliau melihat kalender yang ada
di mejanya. Beliau mengatakan bahwa minggu ini para siswa sedang ujian praktek.
Minggu depan para siswa akan ujian tengah semester. Sehingga didapatlah hari
Kamis, 7 April 2016 sebagai tanggal pelaksanaan. Kami menyetujuinya dan sepakat
untuk melaksanakan sosialisasi pada pukul 09.30, tepat setelah jam istirahat
para siswa. Beliau mengatakan bahwa pada hari H, beliau sedang berada di luar
negri sehingga kami pun diberikan contact
beliau dan contact guru piket
pada hari H untuk mempermudah koordinasi.
Sebelum
menutup kegiatan pada hari ini, kami pun meminta Bapak Agus untuk mengisi form
evaluasi. Beliau membaca setiap point yang ada di form evaluasi dengan teliti.
Untuk point pertama mengenai kehadiran tepat waktu, kami datang 1 jam lebih
awal dari yang dijanjikan untuk menghindari kemacetan sehingga Bapak Agus pun
menuliskan bahwa kami tidak tepat waktu dengan catatan bahwa kami sudah
melakukan konfirmasi kepada pihak sekolah. Selanjutnya, kami dinilai berlaku
sopan dan santun, bahkan dikatakan sangat sopan oleh beliau. Kemudian terkait
atribut mahasiswa, beliau melihat kami semua menggunakan almamater dan mengecek
apakah kami semua membawa ID Binusian, kami pun segera memperlihatkan ID
Binusian kami masing-masing. Selain itu, kami juga dinilai menggunakan pakaian
yang sopan (menggunakan pakaian yang tertutup dan sepatu) serta menjalankan
tugas dengan baik. Untuk saran, beliau menuliskan kerjakan tugas sesuai dengan
SOP. Pengisian form evaluasi pun diakhiri dengan tanda tangan Bapak Agus dan
cap sekolah.
Kiri ke kanan: Cornellius-Dewi-Diana-Steffi-Bapak Agus-Lenny-Yenly-Gerald-Melvin
Sebagai
penutup, kami pun meminta foto bersama dengan Bapak Agus. Bapak Agus sangatlah
baik, ramah dan berpengetahuan luas. Beliau juga sering bercanda tawa dengan
kami. Kami senang bisa berbagi cerita dengan beliau. Tidak terasa waktu sudah
menunjukkan pukul 09.00. Kami pun pamit dan mengucapkan terima kasih kepada
beliau.
Form evaluasi
Hasil kegiatan :
- Sudah mendapatkan izin untuk melakukan sosialisasi penyelahgunaan KJP.
- Sudah mendapatkan contact PIC pada hari H.
Kesimpulan :
- Sosialisasi diadakan pada Kamis, 7 April 2016.
- Sosialisasi diadakan pada jam 09.30.
- Jumlah peserta sebanyak 37 orang.
- Hanya menggunakan satu ruang kelas.
- Tiap kelas memiliki proyektor.
Next to do :
- Datang tepat waktu sesuai yang dijanjikan.
- Menyiapkan materi dengan baik.





No comments:
Post a Comment